Selasa, 12 Juli 2016

PERANAN LEMBAGA PENEGAK HUKUM DALAM PROSES PERADILAN


Dalam melakukan upaya penegakan hukum tentu masing-masing memiliki ruang lingkup tersendiri, khususnya di Indonesia yang disebut negara hukum memiliki beberapa lembaga dalam hal melakukan penegakan hukum.
Masing-masing instansi penegak hukum secara tegas diserahi fungsi dan wewenang sendiri-sendiri, tetapi mereka mempunyai jalinan hubungan fungsional maupun instansional yang sangat erat dan hasil pekerjaan dari satu fungsi sangat mempengaruhi fungsi lainnya atau dengan kata lain penegakan hukum merupakan suatu sistem.

1.      KEPOLISIAN
Tentu kita tahu bahwa lembaga kepolisian menjadi pilar terdepan dalam melakukan upaya penegakan hukum, Kepolisian secara umum memiliki peran fungsi dan tugas pokok sebagaimana yang di amanatkan UU antara lain :
-          Memelihara ketertiban dan keamanan dalam masyarakat
-          Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kpd masyarakat
-          Penyelidikan
-          Penangkapan
-          Penyidikan
-          Membuat BAP
Inti nya bahwa lembaga kepolisian memiliki tanggung jawab dalam melakukan penegakan hukum yang berlandaskan oleh undang-undang serta hukum acara pidana.

2.      KEJAKSAAN
Secara universal kejaksaan memiliki wewenang untuk melaksanakan kekuasaan negara dalam bidang penuntutan dan tugas-tugas yang ditetapkan oleh undang-undang. Sebagai salah satu komponen dari salah satu element sistem hukum, kejaksaan memiliki posisi sentral dan peranan yang strategis karena berada di poros dan menjadi filter antara proses penyidikan dan proses pemeriksaan di persidangan.
Dalam hal penuntutan, kejaksaan memiliki wewenang antara lain :
-          Menerima berkas dari kepolisian
-          Melakukan PRA PENUNTUTAN
-          Membuat dakwaan
-          Menyerahkan tuntutan untuk di bawa ke persidangan
Artinya bahwa peranan dalam melakukan penuntutan di miliki oleh lembaga kejaksaan, karena jaksa merupakan representatif dari seseorang untuk melakukan penunututan.

3.      PENGADILAN
Tentu kita semua tahu bahwa lembaga yang paling penting dalam upaya penegakan hukum adalah lembaga pengadilan, karena di sinilah tempat sesungguhnya untuk mencari kebenaran yang sebenar-benarnya (kebenaran materil).
Dalam proses pengadilan Hakim memiliki peran sangat penting, karena Hakim merupakan aparat penegak hukum yang selalu terkait dalam proses semua perkara.
Hakim dan Pengadilan merupakan benteng terakhir untuk menegakan hukum dan keadilan.
Fungsi peranan hakim dan pengadilan antara lain :
-          Melaksanakan hukum dalam hal yang kongkrit
-          Menerima berkas tuntutan
-          Memeriksa identitas para pihak
-          Melakukan persidangan
-          Menentukan hukuman
-          Memutus perkara

Semua itu hanya suatu gambaran atau garis besar dalam upaya penegakan hukum mulai dari tahap awal hingga akhir, yang menjadi inti dari semua proses tersebut adalah masing lembaga penegak hukum itu memiliki wewenang sendiri dalam melakukan tugas serta fungsinya.
Untuk menciptakan penegakan hukum yang ideal kita berharap semua lembaga penegak hukum tersebut harus memiliki korelasi serta hubungan yang baik antar satu sama lain agar tidak terjadi timpang tindih dalam menjalankan tugas serta fungsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar